KARIA ILMIAH

Selasa, 25 September 2012

KOMPETENSI PEMIMPIN


Nabi Muhammad SAW sebagi seorang nabi dan rasul, memiliki otoritas sepiritual. Sehingga kemanapun arah melangkah sudah jelas dan pasti akan tujuannya. Otoritas sepiritual yang berkenaan dengan kemampuan untuk mengenal dan memahami diri sepenuhnya sebagai makhluk sepiritual maupun sebagai bagian dari alam semesta.

Nabi Muhammad SAW adalah peribadi yang penuh dengan kreativitas, intuisi, keceriaan, penuh kasih, kedamaian dan sebagainya adalah misi untuk membantu orang lain demi mencapai otoritas sepiritual. Otoritas spiritual yang digambarkan sebagai kecerdasan sepiritual (fathanah) adalah mutlak dibutuhkan pada diri seorang pemimpin. Pemimpin disini meliputi segala aspek yang berkenaan Negara, organisasi, lembaga, dan bahkan kepala rumah tangga. 


Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Pendidikan Nasional memformulasikan empat kompetensi, yakni kompetensi professional, pedagogis, personal dan social. Sedangkan dalam permendiknas ada kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang kepala sekolah yang meliputi; kompetensi keperibadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan social. Di sini, tidak menyebutkan kompetensi kecerdasan spiritual (fathanah) sebagai bagian dari sebuah kompetensi yang yang harus dimiliki seorang pemimpin.

Manajemen atau pengelolaan sumber daya dalam pendidikan, baik sumber daya manusia ataupun sumber daya non manusia, pada praksinya bergantung kepada bagaimana sesorang menjalankan kepemimpinannya. Kepemimpinan dalam dunia pendidikan sangatlah dipengaruhi oleh kemampuan dan ketrampilan seorang pemimpin dalam melakukan komunikasi serta mengaplikasikan bentuk-bentuk kepemimpinan kepada bawahan.

Disini kita dihadapkan dengan berbagai problematika kehidupan dalam dunia pendidikan. Pada tatanan ralita, jarang sekali kita dapatkan pemimpin-pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan dalam bidangnya, yang pada akhirnya tidak memajukan sebuah lembaga, organisasi atau lainnya kearang lebih positif, dikarenakan pemimpin-pemimpin yang tidak memenuhi standar kompetensi. Diharapkan pemimpin kepala pendidikan yang berkaitan dengan transformasi ilmu, dapat memperbanyak khazanah keilmuan dalam bidang kompetensi pendidikan. Disamping membuka sejarah tentang kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagi seorang pendidik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AYO BELAJAR

Islam memperkenankan kepada setiap muslim meraih ilmu kimia, biologi, astronomi, kedokteran, industri, pertanian, administrasi, dan kesektariatan, dan sejenisnya dari orang non muslim atau orang mulim yang tidak percaya ketakwaannya. Hal itu boleh dengan syarat tidak ditemukannya seorang muslim yang terpercaya keagamaan dan ketakwaannya yang dapat diambil ilmu darinya.